Suatu saat anak yang suka membantu itu sedang mengalami suatu musibah. Hapenya yang bermerek iPhone hilang ketika selesai shalat Jum’at, sepertinya tertinggal di masjid. Anak itu menangis di emperan masjid sambil berharap iPhonenya itu segera ketemu. Tapi sayang, hapenya tidak ditemukan juga.
Anak itu putus asa.
Tiba-tiba, seorang anak yang mungkin berusia 2 tahun di bawahnya, menepuk pundaknya, “Ada apa bang, kok menangis di sini?”
“Hape saya hilang mas… dan saya sangat sedih sekali…”
“Ya udah, kalau gitu, ke rumah saya saja dulu.”
Anak itu pun menuruti permintaan anak yang lebih muda darinya itu.
Sesampai di rumahnya, anak muda yang kehilangan hapenya itu takjub pada rumah si anak yang 2 tahun di bawahnya itu. Rumahnya itu sangat megah. Luas. Terdengar alunan musik Mozart di sepanjang ruangannya. Rasanya seperti memasuki sebuah kastil di masa kejayaannya. Sungguh luar biasa.
“Ini rumahmu?”
“Iya, ini rumahku. Kamu bisa tinggal di sini hingga hape yang kamu cari itu ketemu.”
“Makasih ya…”
Apakah karena anak muda itu telah diberi fasilitas yang mewah lantas menjadikan dia itu lalai akan apa yang dicarinya itu? Ternyata tidak. Dia masih mencari iPhonenya yang hilang itu.
Seminggu berselang. iPhonenya belum ketemu juga. Si anak muda ini merasa nggak enak karena sudah lama nginap di rumah anak muda yang berusia 2 tahun di bawahnya itu, dia bertanya, “Kamu siapa sih, kok baik banget sama aku padahal kan kamu belum kenal aku?”
“Nggak, aku dah kenal kamu kok.”
“Loh, kok bisa? Kapan ya?”
“Kamu ingat nggak, pas waktu kamu memberikanku mainan pas aku merengek, menangis dan kamu memberikanku tanpa mengharap ganti. Sejak saat itulah aku telah berazzam kuat untuk membalas kebaikan orang yang telah baik padaku itu.”
Si anak muda terharu mendengarnya. Dia menangis dan memeluk anak yang lebih muda darinya itu.
@@@
Dari cerita di atas, kita bisa mengambil intisari bahwasanya setiap amal kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali lagi kepada kita. Bahkan, ketika kita berbuat kejahatan sekalipun, pasti akan kembali lagi kepada kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar